Iam Sorry
(chapter 1)
Author :
sehunpinku
Cast : - kim
yoongi (you)
- oh sehun
- kim soojin
- kim yifan (aneh ya?? O_o disini
marga nya aku pinjem dulu hehehe)
Genre :
romance,sad
Other cast :
you can find it kkkk~
Warning : typo dimana-mana
Desclaimer : ini ff hasil murni dari
otak author . don’t be plagiat & don’t be silent reader. Kritik dan saran
readers,sangat memotivasi kehidupan author. So, RLCoh ya ff ini juga author share di wordpress.
Happy reading!!
-author pov-
Seorang gadis tengah berjalan tergesa-gesa dengan meeggemblok tas ransel nya. Ia berjalan di sepanjang koridor sekolah yang sudah sepi. Derap kaki dan gesekan sol sepatu pantofelnya,sukses menghasilkan decitan kecil.
gadis itu kim yoongi,atau biasa di sapa yoongi. Yoongi berjalan tergesa-gesa,ia takut jika ia terlambat pulang kerumah.gadis berumur 15 tahun ini,hanya berdecak pelan.ia menyesali perbuatan nya sendiri.
“eothoke? Jika aku pulang terlambat bagaimana ini?” ia berdecak pelan. Akhirnya ia telah tiba di halte bus depan sekolahnya. Tidak sampai 5 menit, bus yang menghantar nya menuju gangnam pun tiba. Tanpa aba-aba yoongi menaiki bus itu.
“tumben bus ini sepi” batin yoongi.
******************
-Yoongi pov-
Akhirnya aku telah tiba di rumah hufftt.. sebelumnya,aku ingin memperkenalkan diriku dahulu. Namaku kim yoongi,aku baru berumur 15 tahun.aku mempunya 2 kakak,yang pertama yifan oppa dan yang kedua soojin eonnie.aku sangat menyayangi mereka.terkadang aku berfikir,kenapa wajahku tidak mirip sama sekali dengan oppa dan eonniku ini.
Aish kenapa aku memikirkan yang tidak-tidak eoh. Aku segera memasuki rumahku.aku menemukan soojin eonnie sedang membaca majalah di sofa.segera aku menghampirinya.
“annyeong eonnie” sapaku kepada soojin eonnie.
“…………”
Lagi-lagi eonniemengacuhkanku. Mungkin eonnie sedang lelah. Aku langsung saja menuju kamarku,yang berada di lantai 2. Aku berjalan gontai menaiki anak tangga,sambil membopong tas ranselku. Aku melihat yifan oppa berjalan keluar dari kamarnya.
“kau sudah pulang yongie? Aku mencarimu kemana-mana” Tanya yifan oppa kepada ku.
“ne oppa..mianhae”
“kenapa pulang malam hari??”
“eung..anu oppa tadi aku mampir ke perpustakaan sekolah. Mianhae oppa membuat oppa dan eonnie khawatir” aku menundukan kepalaku.aku takut jika yifan oppa akan memarahiku.
“gwenchana,lain kali kau izin dulu ke oppa/soojin jika terlambat pulang kerumah” yifan oppa tersenyum dan mengelus pelan puncak kepalaku.
“ne oppa” ucapku pelan.
“yasudah , kau mandi dulu sanah,lalau kita makan malam bersama” ucap yifan oppa lembut kepadaku
************
-Author pov-
Malam ini,di kediaman rumah keluarga kim hanya terdengar suara gesekan antar sendok dan piring(?) mereka sedang sibuk menikmati makan malam bersama. Tidak terkecuali dengan yoongi,ia sangat bersemangat menikmati makan malamnya. Sehingga membuat tuan dan nyonya kim,begitu pula dengan yifan ikut ternsenyum melihat tingkah laku yoongi,yang benar-benar mirip dengan anak kecil.
Sedangkan soojin hanya menatap sinis kearah yoongi. Ia tidak berniat sama sekali untuk mengobrol dengan adik bungsunya itu.ia muak melihat yoongi yang selalu di beri perhatian dan kasih sayang nya lebih dari kedua orang tuanya dan kakak laki-lakinya itu.
‘cih,kenapa keluarga ini terus saja memberi perhatian lebih kepadanya?? Sedangkan aku? Aku juga anak kandung mereka kok’ batin soojin.
“praaannnkkkk” soojin menghempaskan sendok yang ia gunakan begitu saja. Membuat seluruh penghuni yang menikmati makan malam nya memberikan tatapan bertanya kepada dirinya.
“aku tidak berselera makan” ucap soojin ketus.ia pun berdiri dari kursinya,dan melenggang pergi begitu saja.
“soojin-ah habiskan makanan mu dulu sayang” ucap nyonya kim kepada soojin.tapi apa daya?soojin sama sekali tidak mengindahkan ucapan nyonya kim.
“soojin-ah wae gurae?” kini tuan kim yang angkat suara ke pada anak prempuannya itu.
“soojin-ahhh” kini suara berat yifan yang terdengar.
“eonnie…” panggil yoongi pelan. Yoongi tertunduk.pasti ini kesalahanya.yang membuat soojin tidak nafsu makan karena dirinya.
‘eonnie apa salahku?kenapa kau selalu mencampakanku?” batin yoongi yang tidak kuat lagi untuk menahan air matanya yang akan jatuh.
****************
Next day
Hari ini seperti biasa,yoongi melakukan rutinitasnya yaitu bersekolah. Yoongi bersekolah di annyang foreign high school. Yoongi masih duduk kelas X SMA. yifan baru berumur 21 tahun,ia berkuliah di Korean international university. Sedangkan soojin baru berumur 19 tahun. Ia baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan tingkat menengah atas di Seoul of performing arts seoul.dan sekarang ia melanjutkan kuliahnya di yonsei university.
*********
-yoongi school-
Yoongi sibuk mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru fisikanya,yaitu kang ssaem. Guru yang terkenal galak,namun juga terbilang tampan. Tidak jarang yoongi selalu mendapatkan nilai tertinggi di bidang pelajaran kang saem.karena yoongi sangat menyukai pelajaran fisika.
Teeetttt….teettt…
Bel puang sekolah pun berbunyi.
“anak-anak kita akhiri pelajaran sampai disini dahulu.sampai ketemu minggu depan”
“ne saem” ucap murid kelas X-A serempak.
Yoongi sibuk memberskan buku-buku dan peralatan tulisnya.ia memasukannya ke dalam tasnya.setelah ia rasa sudah beres,ia pun melangkahkan kakinya keluar kelas. Yoongi adalah gadis yang pendiam,pemalu dan cerdas. Sampai saat ini,ia belum memiliki teman,yang menurutnya nyaman denganya. Terkadang ia selalu mendapat cacian dari teman-teman sekelasnya,hanya karena yoongi lah yang selalu mendapatkan nilai tertinggi di semua bidang pelajaran,dikelas nya.
Yoongi berjalan santai dan sesekali menundukan kepalanya,jika ia berkali-kali berpapasan dengan seorang pria maupun gerombolan pria. Ia pun pergi menuju halte bus. Mengapa ia tidak di hantarkan/di jemput oleh supir-supirnya ? alasannya adalah,karena yoongi lebih suka berjalan kaki ketika sekolah maupun pulang sekolah. Terkadang ia juga suka berangkat sekolah dengan sepedanya.
“YOUNGIIIE!”
Yoongi merasa ada suara berat yang memanggil namanya.refleks ia mencari asal suara itu.ia pun menghampiri orang yang berberapa detik lalu memanggil namanya. Ia melihat seseorang pria yang sedang duduk di atas motor sportnya.
‘siapa ia?’ batin yoongi. yoongi tidak bisa melihat wajah pria itu.karena pria itu memakai helmnya.yoongi masih bergulat dengan pikirannya.siapa pria itu?
“sehun oppa??” Tanya yoongi memastikan bahwa pria yang kini berada di hadapannya itu adalah sehun atau bukan.
“ne ini aku sehun yong” ucap sehun sambil tersenyum.
“apa yang oppa lakukan disini eoh?” Tanya yoongi polos. Sudah lama sehun dan yoongi tidak bertemu.sehingga yoongi terkejut jika sehun ada dihadapannya saat ini. Sehun yang berada di hadapannya sangat berubah.dengan sehun 1 tahun yang lalu.mungkin ia bertambah tampan,pikir yoongi.
“tentu saja aku ingin mejemputmu”
“lho memang oppa tidak ada jam kuliah?” Tanya yoongi balik. Sebenarnya sehun ingin sekali mencubit hidung yoongi,yang terus-menerus memberikan pertanyaan kepada dirinya.membuat sehun merasa lelah dan jenuh.
“hari ini jam kuliah ku hanya sedikit” ucap sehun.sedangkan yoongi hanya menangguk-angguk mengerti. sedetik kemudian ia hanya diam dalam lamunannya.
“ayo cepat naik ke motorku yong” perintah sehun. Yoongi hanya menuruti perintah sehun. Ia segera menaiki motor sehun.
“pegangan! jika kau jatuh! Aku tidak memperdulikanmu!” perintah sehun ketus. Sebenarnya ia menahan tawanya di balik helmnya,manakala ia memberi ancaman-ancaman bodoh kepada yoongi.Dengan ragu yoongi memeluk pinggang sehun.
Sebenarnya sehun adalah teman masa kecil yoongi. Mereka telah lama bersahabat sejak mereka duduk bangku SD.
-flash back-
6 tahun yang lalu
3 orang bocah ini sedang bermain di sebuah taman. 3 anak itu bernama soojin,yoongi dan sehun. Mereka semua bersahabatan satu sama lain. Mereka sedang bermain ayunan di taman,pinggiran kota seoul.namun,hanya 2 ayunan sajalah yang tersedia di taman ini.jadi sehun mengalah untuk tidak menaiki ayunan ini.lagi pula aku ini kan laki-laki tulen,pikirnya.
“sehunnaah dorong ayunanku dong” soojin menyuruh sehun untuk mendorong ayunan yang ia taiki.
“neeee” ucap sehun.
“HAHAHA enak sehun-ah”
Sehun dan soojin sama-sama berumur 12 tahun. Mereka pun duduk di bangku sekolah dasar yang sama.tidak lupa dengan yoongi yang masih berumur 9 tahun yang masih duduk di kelas 3 SD. Berbeda tingkat dengan soojin dan sehun yang sudah kelas 6 SD. Namun mereka masih satu sekolah dasar yang sama.dan itulah awal mereka berteman dekat.
“sehunie oppa tolong ayunkan yoongi juga dong” kini yoongi yang minta di ayun oleh sehun(?)
“ne ne ne setelah ini kalian membayar upah kepadaku ne!!” canda sehun kepada 2 kakak beradik itu”
“hohoho lebih kencang lagi oppa!!!” pinta yoongi.
“nanti kau terjatuh yoongi-ya” ucap soojin khawatir.
itulah cerita singkat masa lalu sehun,soojin dan yoongi.
-flash back end-
**********
Akhirnya sehun telah tiba di kediaman keluarga kim. Yoongi turun dari motor sehun,dan melepas helm yang ia pinjamkan oleh sehun.
“oppa gomawo sudah menghantarkanku”
“ne cheonma” ucap sehun lembut.
“oppa tidak mampir dulu? Dan tidak ingin bertemu dengan soojin eonnie??”
“lain kali saja yong,aku masih banyak urusan. Titipkan salam ku ke soojin ”
“ne oppa,oppa sekali lagi terima kasih”
“ne cheonma”
“hati-hati di jalan oppa”
Setelah sehun pergi,yoongi langsung memasuki rumahnya. Ia melihat soojin sedang menonton tv di ruang tengah. Segera ia menghampiri soojin.
“eonnie” ucap yoongi manja.
“hmmm” soojin hanya berdehem dengan nada malas.
“eonnie dapat salam dari sehun oppa”
“mwoo? Sehun?” Tanya soojin antusias. Ya, sejak lama soojin menyukai sehun.sejak ia masih duduk di kelas 6,soojin menyimpan perasaan kepada sehun. Namun cinta nya pada sehun hanya bertepuk sebelah tangan.
-flash back-
“sehun-ah”soojin memanggil sehun yang sedang mengobrol dengan teman-temannya.
“ne?” Tanya sehun. Saat ini,mereka sedang duduk di kelas 3 SMA di seoul of performing arts seoul. mereka bertemu kembali saat SMA. Karena,saat SMP mereka harus berpisah. Karena Sehun harus pindah ke jepang.
mungkin tuhan telah memutar porosnya kembali. sehingga mereka dapat bersekolah dengan 1 SMA yang sama kembali.
“bisakah kita ke taman?” Tanya soojin.
“kenapa harus ke taman soojin-ah?”
“eumm ada sesuatu yang akan aku katakana”
“arraseo”
Akhirnya mereka bergegas pergi menutju taman sekolah. Sebenarnya hari ini soojin ingin menyatakan perasaanya kepada sehun. ia sudah menyimpan perasaan ini selama 6 tahun.ia takut jika sehun,sudah di rebut oleh yeoja lain.
‘aku tidak bisa menahan ini semua. Sehun harus tahu perasaan ini’ batin soojin.
Setelah tiba di taman,tanpa bertele-tele sehun langsung melayangkan pertanyaan kepada soojin.
“soojin-ah tumben-tumbenan kau mengajak ku kesini hanya sekedar berbicara sesuatu?” ucap sehun bingung.
“sehun-ah sebenarnya—“
“ne?”
“sebenarnya aku telah lama menyukaimu”
“sebenarnya aku telah menyimpan perasaan ini selama 6 tahun. Aku mulai jatuh cinta kepadamu” lanjut soojin.
“…….”
“sehun-ah jadilah namjachingu ku” ucap soojin pelan.
“……..” sehun tetap tak bergeming. Ia tidak menyangka soojin mengutarakan perasaanya kepada dirinya. Selama ini ia hanya menanggap soojin hanya sebagai seorang sahabat,tidak lebih.
“aku tahu sehun kau pasti akan menolak” lirih soojin.
“mianhae aku tidak bisa soojin-ah”
Soojin tidak dapat menahan air matanya yang sudah ia tahan. Hatinya panas. Hatinya perih bagaikan di tusuk oleh beribu-ribu pisau. Perlahan sehun meninggalkan soojin di taman sendiri.
**********
Skip time
Hari ini soojin berjalan lesu menuju taman. Ia ingin menyegarkan pikiran-pikiran yang menempel di otaknya.ia harus melupakan sehun hingga saat ini juga.namun hati kecilnya berkata tidak.
“aku harus melupakanya” gumam soojin. Sesampainya di taman, ia melihat sehun dan adiknya –yoongi.
Hati nya terasa perih. Mana kala ia melihat sehun dan yoongi sedang bermain ayunan bersama. Di antara keduanya,terpancar rasa kebahagian.dan itu membuat hati kecil soojin memberontak.
“apakah karna yoongi sehun menolakku?” batin soojin.
Sejak kejadian kemarin,soojin menjadi pemurung,dingin dan acuh.bahkan sikapnya saat ini sangat dingin ke yoongi.perlahan ia memiliki rasa penuh kebencian kepada yoongi.karena yoongilah yang telah merebut seluruh perhatian sehun darinya.
*************
“eonnie,kau tahu?sehun oppa merindukanmu.kenapa eonnie selalu menghindar darinya?” Tanya yoongi polos.
“itu semua karna kau KIM YOONGI!! KARNA KAU!!” batin soojin.ia hanya menatap sinis kearah adik bungsunya itu.
“itu bukan urusanmu” ucap soojin ketus.ia kembali melanjutkan aktivitasnya menonton tv.
“eonnie kenapa terakhir ini eonnie sering mencapakanku?apa salahku eonnie?” lirih yoongi.
“…….”
“apakah aku pernah memiliki kesalahan kepadamu eonnie?jika ia,aku minta maaf eonnie”
“KESALAHAN MU BANYAK KIM YOONGI!!” bentak soojin.
“KAU SUDAH MENGAMBIL SELURUH PERHATIAN ORANG-ORANG TERDEKATKU YOONGI-AH!!”
Yoongi hanya menundukan kepalanya,dan menggigit bibir bawahnya. Ia tidak ingin adanya pertengkaran antara dirinya dan kakak prempuannya itu.
“eonnie mianhae hiks…”
“GARA-GARA KAU YOONGI!!! EOMMA APPA DAN YIFAN OPPA TIDAK PERNAH MEMPERDULIKANKU!!” soojin membanting remot televise,dan berlari menaiki anak tangga. Soojin memasuki kamarnya dan membanting pintu kamarnya.yoongi tidak tinggal diam.ia segera berlari mengejar kakak prempuannya itu—sojin.
“eonnie…buka pintunya hiks..hiks… eonnie mianhae”
“……”
“Eonnie apa salahku?hikss…hikss…”
Karena tidak mendapat respon dari soojin,yoongi berlari meninggalkan rumahnya.ia mencoba menenangkan pikirannya,yang akhir-akhir ini menggerogoti otaknya .
ia memilih datang menuju taman,dimana ia biasanya menghabiskan waktu dengan soojin dan sehun. ia akhirnya memilih untuk duduk di bangku taman.untung saja keadaan mendukungnya,karena taman ini cukup sepi.sehingga dapat membuat yoongi menangis dengan tenang tanpa diketahui oleh pengunjung taman ini.
“hikss…apa salahku eonnie?” yoongi duduk dan memeluk kakinya.ia menelungkupkan kepalanya. Bahun kecilnya bergetar.air mata nya sudah jatuh dan mengalir entah kemana.
“waeyo?” suara seorang pria memecahkan keheningan.yoongi mendongak,mendapati seseorang pria tengah disampingnya.
Siapakah pria itu?
TBC
Comment readers sangat berarti untuk author J


Tidak ada komentar:
Posting Komentar