LITTLE VOICE (chapter 1)
author : sehunpinku
Cast : Kang Min young (you)
EXO-K member
Mark GOT7
Genre : Romance , sad , family , life school
Other cast : kim ajhussi and other
PS : Jika ada kesamaan nama,tempat itu hanya kesamaan belaka
hehehe ^_^ ini ff pertamaku , agak garing gitu jadinya happy reading
reader !! don’t plagiat and keep RCL please ! :)
*****************************************
Author Pov
Pagi terlihat matahari yang muncul dengan langkah malu-malu , burung
saling berkicauan di ranting pohon . terdapatlah seorang Yeoja yang
tengah tertidur pulas dengan guling kesayangannya yang bercorak
rilakkuma .
Jam bekker pun berbunyi dasamping meja ranjang gadis tersebut. Membuat sang empunya terbangun dari alam mimpinya.
“Hoaamm , apakah semalam aku memimpikan appa dan eomma?” tanyanya
dalam hati . yah gadis bernama kang min young . gadis yang berumur 15
tahun dengan wajah cantik , hidung mancung , bibir mungil , kulit
seputih susu dan rambut panjang sepunggung . namun dibalik indah fisik
gadis tersebut . bahwa gadis tersebut seorang tunawicara.
“sebaiknya aku harus bersiap-siap untuk pergi ke sekolah” gumamnya ,
dan langsung beranjak dari ranjang nya dan pergi menuju kamar mandi .
Kang min young hidup pada keluarga yang bisa di bilang kaya, namun ia
tidak pernah memperlihatkannya kepada teman atau masyarakat tentang
kemewahannnya , ia hanya melakukan rutinitas sehari –hari nya dengan
sekolah , belajar dan hobinya yang membaca buku .
Setelah selesai membersihkan diri , tiba tiba pintu kamar min young
terbuka , dan datanglah sosok seorang pria tampan dengan kulit susu nya
dan rambut pirangnya, ya pria itu adalah mark alias kakak laki-laki min
young atau lebih tepatnya kakak angkatnnya.
“youngie!! Kajja kita sarapan , appa telah menunggu dibawah” kata mark dengan lembut .
Sedangkan min young hanya mengangguk semangat sambil memberikan
seulas senyumnya , ia tahu bahwa ia tidak dapat membalas percakapan
oppanya itu karena ia bisu .
Mark atau nama lengkapnya mark yi en tuan, mark adalah kakak angkat kang min young .
*****************************************
Flash Back
pada saat berumur 8 tahun min young menjadi anak yatim piatu . orang
tuanya wafat setelah mengalami kebakaran hebat saat dirumahnya akibat
konsleting listrik . akhirnya min young tinggal di panti asuhan pada
saat berumur 13 tahun . dan pada saat itu ia di adopsi oleh seorang
laki-laki paruh baya bernama yi wen tuan lelaki paruh baya yang berasal
dari china. Pada saat itu ia bersama anaknya mark yi en tuan yang masih
berumur 18 tahun. sedang mengununjungi sebuah yayasan panji asuhan di
daerah mokpo . yang pada saat itu tuan wen sebagai salah satu donator di
panti yayasan tersebut , ia teringat atas pesan pesan istrinya sebelum
wafat . pada saat itu istrinya yang bernama park ji yong asli warga
neagara korea.
“Aku sangat senang jika memiliki seorang anak prempuan … untuk menemani mark jika sedang kesepian”
itu lah kata kata terakhir yang beliau ucapkan sebelum menutup matanya selamanya .
Tuan wen sangat ingat apa amanat dari istrinya tersebut , ia
berinisiatif untuk mengadopsi seorang anak berasal dari panti asuhan
tersebut . yap benar tuan wen mengadopsi min young , meskipun min young
di lahirkan tidak seperti orang-orang normal lainnya , tetapi ia
memiliki kelebihan yang jarang sekali di miliki oleh orang-orang normal
lainya , min young cukup pintar dibidang seni maupun akademik . sampai
akhirnya tuan wen menyekolahkan min young di salah satu sekolah menengah
pertama favorit di seoul . yang kebetulan sekali rumah mendiang tuan
wen pun berada di seoul .
Flash back end
***************************************
Saat sedang menjamu sarapan bersama , min young hanya diam . ia
melamun dengan pikirannya itu , sampai akhirnya suara tuan wen
memecahkan keheningan .
“min young , bagaimana sekolah mu akhir-akhirnya ini? Tanya tuan wen
selaku ayah angkat min young . dan mark pun yang duduk di hadapan min
young pun beringsut kea rah min young untuk menunggu jawaban yang keluar
dari mulut min young.
Minyoung pun yang tersentak langsung menulis di selembar kertas note
ia selalu ia bawa kemana – mana , yang notabane nya adalah salah satu
alat yang membantunya dalam berkomunikasi.
‘ aku tidak apa-apa appa’
ia pun menununjukan tulisannya keaarah tuan wen sambil tersenyum
penuh dan tampang polosnya itu, yang membuat siapa sja yang berada di
sekitarnya ingin mencubit pipinya.
“ku dengar dari cho songsaengnim kau selalu mendapat nilai bagus saat
ulangan harian??” Tanya tuan wen& mark sambil tersenyum jahil.
Sedangkan min young hanya terkejut karena ayahnya mengetahuinya ,
bukan nya min young tidak mau untuk memberi tahu kepada ayahnya maupun
kakak nya , hanya saja ia tidak ingin untuk tinggi hati.
“minyoungie , nanti oppa akan mengantarmu sampai sekolah ne?” Tanya mark lembut.
Sedangkan min young hanya menyilangkan tanganya untuk memberi jawaban
kalau ia ‘ tidak perlu’ di antar oleh mark. Ia pun menulis kembali di
note kecilnya.
“ tidak perlu oppa , aku akan naik bus nanti” min young hanya
memasang wajah penuh harapan , agar kakak nya tidak usah repot-repot
mengantarnya.
“ aish kau ini , nanti kalau terjadi apa- apa di perjalananmu??” Tanya mark cemas .
Sedangkan min young hanya menggelang cepat sambil tersenyum kearah mark .
Min young Pov
“ aish kau ini , nanti kalau terjadi apa- apa di perjalananmu??” Tanya mark oppa cemas kepadaku .
Aku hanya menggeleng sambil tersenyum , aku tidak ingin merepotkan
mark oppa dan appa , menurutku mereka sudah peduli dan sayang sekali
denganku , mereka yang sudah menggantikan appa dan eomma saat ini . Aku
sangat berterima kasih kepada tuhan karena telah mengirimkan orang yang
berhati mulia saat ini kepadaku .
“ ayo cepat kuantar” tiba tiba tangan mark oppa menarik tangan ku lembut menuju motornya yang sudah terparkir di bagasi .
Aish sebenarnya aku sudah terbiasa menaiki bus saat berangkat sekolah
. saat mark oppa sedang lengah , dengan kesempatan ini , aku langsung
melarikan diri hihihi mianhae oppa ,,, aku tidak menghiraukan panggilan
oppa yang sedang memanggil ku .
*******************************
Saat jam pelajaran telah usai , akhirnya bel pulang sekolah pun
berbunyi sebenarnya aku sangat kesepian di sekolah . aku tidak memiliki
teman disekolah mereka gengsi jika berteman dengan ku yang bisu ini ,
sebenarnya aku ingin menolak wen appa untuk menyekolahkan ku disini .
menurutku ini sekolah yang sangat favourite dan semua anak-anak disini
berbeda dengan ku , yang saat ini aku memiliki kekurangan dan aku bisu.
Namun kata appa dan mark oppa akademik ku bagus . jadi aku di tetapkan
untuk bersekolah disini .
Sebelum aku benar benar pulang , aku mampir dulu ke kedai milik kim
ajhussi langganan ku, sekedar untuk membeli bubble tea. Ya, aku sangat
menyukai bubble tea hihihi .
Seperti biasanya , kim ajhussi sudah tau apa tujuanku untuk kesini ,
karena setiap hari aku selalu menggunjungi kedai ini untuk sekedar
membeli bubble tea. Dia tau aku ini mmiliki kekurangan, makanya itu dia
selalu menghiburku dengan lelucon-lelucon lucu yang membuatku tertawa
terbahak-bahak. Setelah pamit dengan kim ajhussi , aku pergi ke taman
untuk bermain ayunan dengan segelas bubble tea yang ku nikmati. Setelah
cukup lama aku duduk di ayunan , aku segera beranjak pergi untuk pulang.
*********************************
Author pov
Saat min young hendak pergi tiba-tiba sekumpulan gadis-gadis menyenggolnya sehingga min young oleng dan terjatuh .
“ ahh “ min young meringis.
Ia sempat melihat kea rah gadis-gadis itu pergi , tapi sebelum gadis
gadis itu pergi ia sempat mendapatkan tatapan sinis dari segerombolan
gadis itu.
Ia pun mengikuti arah segerombolan gadis itu pergi . karena banyak sekali gadis- gadis kesana.
“apakah ada discount besar-besaran?” Tanya min young dalam hati ,
tubuh mungil min young pun berjalan mengikuti arah segerombolan
remaja-remaja yang sedang membawa banner dan kamera .
TBC
di tunggu RLC Nya ya readers don't be silent reader :)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar