LITTLE VOICE (Chapter 6)
Cast : Kang Min young (you)
EXO-K member
Mark GOT7 ,
jungkook BTS
Genre : Romance , sad , family
Other cast : kim ajhussi, kim ahra & etc
PS : ini dia hasil FF chapter 6 nya hehehe , ini FF garing banget hehehe . don’t plagiat J happy reading
*****************************************
Mark Pov
“youngie-ah wae gurae?” Tanya ku pada min young , sudah 3 jam ini
ia selalu berdiam diri sejak pulang sekolah tadi . namun apa jawabannya?
Ia hanya tersenyum dan pergi melalui ku begitu saja . karena aku sudah
lelah dengan kelakuan min young , ia selalu menghindar dariku jika aku
menanyakan sesuatu kepada nya.
Lebih baik aku menelpon jungkook saja , ia pasti tau penyebab min
young menjadi seperti itu . karena ia sangat dekat sekali dengan
jungkook .
“jungkook-ah”
“……………….”
“kau sibuk??” Tanya ku lewat telepon.
“………………”
“bisakah kau bertemu dengan mu ?”
“………………”
“ di kedai ajhussi sajalah , aku juga sudah lama tidak mengunjungi kim ajhussi” ucapku.
“………………”
“ok! Gomawo”
Bbipp , setelah memutuskan kontak telepon dengan jungkook
, aku mengambil kunci motor ku dan melenggang pergi untuk menemui
jungkook di kedai ajhussi . oh ya! Aku juga sudah kenal lama dengan kim
ajhussi , ia sudah ku anggap sebagai pamanku sendiri . aku mengenal kim
ajhussi melalui min young … haha terkadang aku juga suka mengajak appa
ke kedai nya .
*******************************
Author pov
Sejak 4 jam yang lalu , min young hanya mengurungkan diri di kamar
. sejak mark pergi ke kedai kim ajhussi , hingga pulang kerumah tepat
jam 7 malam ini ia belum berniat untuk keluar kamar dan sedikit pun
mengisi perutnya yang kosong . ia masih saja bergelayut dengan pikiran
nya , sedikit demi sedikit cairan bening jatuh begitu saja membasahi
pipi mulus min young . ia pun dengan cepat menghapus air mata nya kasar.
“appa , eomma aku takut” itulah kata-kata di dalam hati min young.
“aku hanya menjadi benalu di keluarga appa wen” ucapnya dalam hati .
***********************************
Mark pun yang sudah tahu alasan min young bersikap berdiam diri
seperti itu , ia pun ingin sekali meneteskan air matanya . ia tidak tega
melihat adik angkatnya –min young , hidup dengan kesedihan . ia sudah
menganggap min young seperti adik kandung & adik kecil nya sendiri .
‘dimana wajah ceria mu yang dulu? Dimana senyuman tulus mu?’
Itulah segelintir pertanyaan yang berada di pikiran mark. Karena ia
lelah hanya berdiam diri dan mendengarkan isakan kecil min young di
balik pintu kamar min young, akhirnya ia berjalan dan memeluk min young
dari belakang, saat ini min young duduk di meja belajarnya dengan
memblakangi pintu kamarnya.
“ceritakan pada oppa , apa masalah yang membuat mu seperti ini?”
Tanya mark lembut dan menghirup sedikit harum strawberry di tubuh mungil
min young . ia masih saja dengan keadaan memeluk min young.
Min young pun tersentak , ketika ia merasa tengkuk nya merasakan
deru nafas seseorang dan seseorang itu adalah mark . tiba-tiba saja
tangis min young pecah dan bahu nya bergetar kencang , sedangkan mark
makin mengencangkan pelukan nya dan segera menghadapkan tubuh mungil min
young di hadapanya . mark dengan posisi berjongkok pun menatap nanar
min young , min young hanya menutup kedua wajahnya dengan kedua tangan
mungilnya . ia malu,,, ya ia malu sudah menangis di hadapan mark .
Mark pun mencoba membuka kedua tangan min young dengan pelan ,
agar ia bisa melihat wajah min young dengan jelas. Akhirnya min young
pun mengalah dan melepaskan kedua tangan nya , tatapan mereka pun
bertemu .
“uljimaa” ucap mark lembut ,dan menyisipkan(?) berberapa helai rambut min young ke belakang daun telinga nya.
Sekitar 20 menit menghabiskan waktu dengan tangisan min young hingga
suara tangisan hilang dan berganti dengan kesunyian di antara mereka ,
saat ini mereka duduk bersama di balkon kamar min young , dengan posisi
min young menaruh kepala nya di bahu mark . mark pun hanya menepuk kecil
punggung min young .
“ceritakan pada oppa , apa yang terjadi?” Tanya mark pelan .
‘kata teman-temanku , aku hanya anak adopsi wen appa yang hanya menjadi benalu di keluarga ini .‘
Itulah kata-kata yang min young tulis di note kecil nya. Mark
hanya tersenyum lembut, yang saat ini sudah berjongkok di hadapan min
young .
“itu menurut teman mu, menurut oppa kau adalah bidadari appa dan
oppa yang tuhan kirim kepada kami” ucap mark lembut dan menatap mata min
young dalam sehingga sang empu yang dipandang –min young pun menundukan
kepala nya , karena saat ini pipinya memerah karena melihat mata mark.
“kau tahu youngie? Kau adalah penyemangat hidup oppa dan appa” ucap mark lembut dan menyunggingkan senyum nya .
*****************************************
From : +82107xxxxxx
Temui aku di taman kota sekarang, aku mengenakan kemeja kotak biru dan kacamata hitam.
Jungkook pun hanya mengerutkan kening nya saat melihat layar ponsel nya yang terdapat 1 buah sms dari nomor tak dikenal.
“siapa dia??” gumam jungkook.
“setelah berpamitan mengunjungi kedai kim ajhussi –paman nya- .
sebenarnya jungkook baru saja pindah di seoul dan ia tidak satu atap
dengan kim ajhussi , ia juga tinggal dengan orang tua nya . tapi , ia
setiap hari menyempatkan waktu nya sepulang sekolah mengunjungi kedai
paman nya , menurut nya di rumah nya itu sangat membosankan dan kosong
tak berpenghuni selain diri nya . dengan mempunyai orang tua yang selalu
sibuk dengan pekerjaan nya di luar kota .
Akhirnya setelah 20 menit tiba di taman kota dengan menggunakan
motornya , hari ini ia memutuskan ke sekolah dengan motornya . sekaligus
untuk mengajak min young jalan-jalan dan tujuan pokoknya untuk
menyatakan cinta min young . tapi tadir berkata lain , saat disekolah
tadi ia sempat melihat min young dari kejauhan dan saat itu ia
memanggilnya berulang kali , saat min young mendengar suara panggilan
nya tiba-tiba ia malah mempercepat langkahnya dan lari menjauhi nya . ia
pun juga di landa kebingungan , saat kemarin ia menemui kakaknya min
young –mark- ia sempat terkejut bahwa seharian min young mengurungkan
dirinya dari kemarin .
Setelah jungkook selesai bermain-main dengan peristiwa kejadian di sekolah
tadi , akhirnya ia telah sampai di taman kota tempat perjanjian sosok
misterius yang mengirimnya pesan singkat di ponselnya. Setelah 3 menit
mencari keberadaan sosok misterius itu akirnya jungkook menemukan
ciri-ciri yang mengirimnya sms tadi, ia sedang duduk di pinggir taman
dan berkutat dengan ponselnya.
“chogi ..” ucap jungkook pelan , takut-takut ia salah orang dan
membuatnya malu nantinya. Orang yang tadinya sibuk dengan ponselnya ,
akhirnya pun menegakkan kepala nya untuk mencari sumber suara yang
berada disampingnya .
“apakah kau yang mengirim ku sms , untuk menemui mu disini?” ucap
jungkook . sedangkan orang yang berada di hadapan jungkook hanya
mengangguk dikit .
“duduklah” ucap orang di hadapan jungkook alias pria tersebut , jungkook hanya menatapnya malas kearah pria ini
‘arrogant’ pikir jungkook.
“apakah kau mengenal Kang min young?” Tanya pria dingin tersebut
sambil tetap memfokuskan mata nya ke ara layar ponselnya. Sedangkan
jungkook hanya memutar matanya malas
“ ne , wae tuan?” ucap jungkook dengan membalas tatapan dingin kepada pria tersebut.
“jauhilah dia” ucap pria tersebut yang sekarang menghentikan
aktivitas dengan ponselnya dan menatap jungkook tajam dibalik kaca
matanya.
“memangnya kau siapa tuan? Sudah mengatur hidupku” Tanya jungkook ketus .
“aku sehun! Jauhi dia jika kau tak ingin mendapat masalah” pria
itu adalah sehun . jika kalian bertanya mengapa sehun bias mendapakan
nomor ponsel jungkook? pada saat ia berdua dengan min young di taman
pada malam hari , saat min young mengunjungi dorm EXO . dimana saat
sehun di acuhkan oleh min young karena ia telah sibuk ber sms ria dengan
jungkook , diam diam ia melihat nomor ponsel jungkook di ponsel min
young , segera ia mencatat nomor ponsel itu ke ponselnya.
“min young miliku” balas jungkook s, ia tahu bahwa yang ada di
hadapan nya adalah salah satu idol yang sangat di gemari gadis-gadis
saat ini yaitu salah satu member EXO.
“lagi pula kau juga seorang bintang , lantas buat apa kau mengatur
hidup orang yang menurutmu sangat tidak penting bagi kehidupan mu ,
tuan.” ucap jungkook ketus , sedangkan sehun hanya merapihkan pakain nya
dari tempat ia duduk tadi dan bersiap untuk meninggalkan tempat itu .
“bertanding motorlah dengan ku” ucap sehun datar
“kutunggu 3 minggu lagi , jika dalam pertandingan tersebut kau
menang,kau berhak mengambil min young .tapi , jika aku menang
menyingkirlah di hadapan nya ” setelah mengucapkan kata-kata yang
membuat jungkook terkejut , ia melenggang pergi begitu saja .
Jungkook hanya pasrah , menurutnya itu tantangan yang sangat berat
. ia tidak pandai dalam bertanding motor , tapi ia berpengalaman sekali
saat ia berumur 7-8 tahun ia mengikuti pelatihan motor cross selama 5
tahun , namun ia tetap pesimis bahwa dalam pertandingan nanti melawan
sehun ia tidak dapat memenangkan pertandingan tersebut .
“aku mencintai mu kang min young” ucap jungkook sambil mengacak-acak rambut nya frustasi.
**************************************
Hari pun berganti dari waktu ke waktu , saat ini min young tengah
serius dengan Tugas yang di berikan oleh cho songsaengnim . padahal pada
jam pelajaran telah selesai dan berganti dengan jam istirahat . banyak
siswi-siswi di kelasnya mencibir min young saat siswi-siswi tersebut
hendak pergi ke kantin dll.
“cih , sok rajin kau bisu!” ucap seorang siswi lalu melenggang
pergi meninggalkan kelasnya . min young hanya memandang siswi barusan
hingga punggunya hilang dari pandanganya.
“ kau ini selalu mencari perhatian pada guru-guru disini” ucap
siswa-siswi yang sedang menikmati bekal nya dikelas dan memandang min
young sinis. Min young hanya menunduk dan perlahan merapihkan buku dan
peralatan tulis yang baru ia gunakan kedalam tas nya . setelah ia
merapihkan buku-bukunya dan menyimpan nya di tas ia hanya memandang
jendela sambil menaruh tangan nya di dagu nya sebagai tumpuan nya .
“greeepp”
Tiba-tiba pandangan min young gelap . ternyata ada seseorang yang menutup mata min young dengan suara cekikan pelan.
“hmm??” dengus min young dan mencoba menarik tangan kekar yang
hinggap di kedua mata min young. Akhirnya seseorang itu pun membuka mata
min young dan menatap ming young dengan cengiran lebar .
“jungkook oppa??” ucap min young dalam hati.
“hahahaha wajahmu memerah youngie” ucap jungkook dengan tawanya
menggelegar sambil meninju-ninju pipi min young pelan dengan jari
telunjuk nya. Min young pun hanya menunduk malu sambil memukul lengan
jungkook pelan.
“sudah makan belum young??” Tanya jungkook lembut. Min young hanya menggeleng pelan sambil tersenyum kea rah jungkook.
‘akhirnya ia tidak bersikap acuh lagi’
pikir jungkook sambil memandang wajah min young.
‘ oppa tidak pergi makan? ‘
Min young pun menunjukan note kecil nya kea rah jungkook .
“malas hahaha” ucap jungkook cengengesan. Akhirnya min young membuka
tas nya dan mengambil kotak makan nya dan menaruhnya di atas meja,
Sebelum ia membuka tutup tempat makan nya itu.
‘ makanlah bersamaku oppa’
Tidak lupa min young memberikan senyuman maut nya kepada jungkook ,
jungkook hanya diam tak berkedip sama sekali , ia terus saja memandangi
wajah min young sambil menumpukkan tangan nya di kepalanya . saat ini
jarak mereka sangat dekat hanya berjarak 10cm.
Banyak siswi-siswi di kelas min young yang menatap min young tajam.
“cih wanita genit” celetuk salah satu siswi.
“dia jungkook oppaku, hanya milikku” ucap salah satu siswa
lainnya sambil menatap min young tajam . min young yang yang melihat itu
hanya menundukan kepalanya . jungkook tidak tinggal diam , ia pun
segera bangkit dari kursinya dan berjalan dekat kearah segerombolan
siswi-siswi tersebut.
“siapa yang mengatakan barusan kepada yeojachinguku?” Tanya jungkook kencang , tanpa menghilangkan aura ketampanan nya.
“……………………..” siswi-siswi dikelas tersebut hanya diam seribu bahasa.
“jika kalian berani melukai nya! Jangan harap kau bisa hidup
tenang!” ucap jungkook dingin dan kembali kearah kursi disamping min
young . min young pun terkejut , tak percaya.
“yeo…yeo..yeoja chingu?” Tanya nya dalam hati. Akhirnya mereka pun makan bak ‘sepiring berdua’ dikelas .
**********************************
-di lain tempat-
“arghhhh” geram seorang pria sambil mengacak-acak rambut nya kasar. Ya siapalagi kalau bukan sehun.
“kau jahat young, kau licik” gumam nya pelan , ia takut jika
suaranya ini dapat terdengar oleh seluruh penghuni dorm ini , padahal
saat ini ia sedang berada di kamarnya.
“kau licik young , kau diam-diam telah membuatku jatuh cinta kepada mu” ucap sehun dengan smirknya.
TBC
Haah akhirnya selesai juga chap 6 nya . jangan lupa RLC readers ._. *bow


Tidak ada komentar:
Posting Komentar