Selasa, 08 April 2014

LITTLE VOICE (Chapter 6)

LITTLE VOICE (Chapter 6)




















Cast : Kang Min young (you)
            EXO-K member
            Mark GOT7 ,
            jungkook BTS
           
Genre : Romance , sad , family

Other cast : kim ajhussi, kim ahra & etc

PS : ini dia hasil FF chapter 6 nya hehehe , ini FF garing banget hehehe . don’t plagiat J happy reading

*****************************************

Mark Pov


   “youngie-ah wae gurae?” Tanya ku pada min young , sudah 3 jam ini ia selalu berdiam diri sejak pulang sekolah tadi . namun apa jawabannya? Ia hanya tersenyum dan pergi melalui ku begitu saja . karena aku sudah lelah dengan kelakuan min young , ia selalu menghindar dariku jika aku menanyakan sesuatu kepada nya.

   Lebih baik aku menelpon jungkook saja , ia pasti tau penyebab min young menjadi seperti itu . karena ia sangat dekat sekali dengan jungkook .
   “jungkook-ah”
   “……………….”
   “kau sibuk??” Tanya ku lewat telepon.
   “………………”
   “bisakah kau bertemu dengan mu ?”
   “………………”
   “ di kedai ajhussi sajalah , aku juga sudah lama tidak mengunjungi kim ajhussi” ucapku.
   “………………”
   “ok! Gomawo”
            Bbipp , setelah memutuskan kontak telepon dengan jungkook , aku mengambil kunci motor ku dan melenggang pergi untuk menemui jungkook di kedai ajhussi . oh ya! Aku juga sudah kenal lama dengan kim ajhussi , ia sudah ku anggap sebagai pamanku sendiri . aku mengenal kim ajhussi melalui min young … haha terkadang aku juga suka mengajak appa ke kedai nya .

*******************************

Author pov

   Sejak 4 jam yang lalu , min young hanya mengurungkan diri di kamar . sejak mark pergi ke kedai kim ajhussi , hingga pulang kerumah tepat jam 7 malam ini ia belum berniat untuk keluar kamar dan sedikit pun mengisi perutnya yang kosong . ia masih saja bergelayut dengan pikiran nya , sedikit demi sedikit cairan bening jatuh begitu saja membasahi pipi mulus min young . ia pun dengan cepat menghapus air mata nya kasar.
  
   “appa , eomma aku takut” itulah kata-kata di dalam hati min young.
  
   “aku hanya menjadi benalu di keluarga appa wen” ucapnya dalam hati .
 
***********************************

   Mark pun yang sudah tahu alasan min young bersikap berdiam diri seperti itu , ia pun ingin sekali meneteskan air matanya . ia tidak tega melihat adik angkatnya –min young , hidup dengan kesedihan . ia sudah menganggap min young seperti adik kandung & adik kecil nya sendiri .
  
 ‘dimana wajah ceria mu yang dulu? Dimana senyuman tulus mu?’

    Itulah segelintir pertanyaan yang berada di pikiran mark. Karena ia lelah hanya berdiam diri dan mendengarkan isakan kecil min young di balik pintu kamar min young, akhirnya ia berjalan dan memeluk min young dari belakang, saat ini min young duduk di meja belajarnya dengan memblakangi pintu kamarnya.
  
   “ceritakan pada oppa , apa masalah yang membuat mu seperti ini?” Tanya mark lembut dan menghirup sedikit harum strawberry di tubuh mungil min young . ia masih saja dengan keadaan memeluk min young.
  
   Min young pun tersentak , ketika ia merasa tengkuk nya merasakan deru nafas seseorang dan seseorang itu adalah mark . tiba-tiba saja tangis min young pecah dan bahu nya bergetar kencang , sedangkan mark makin mengencangkan pelukan nya dan segera menghadapkan tubuh mungil min young di hadapanya . mark dengan posisi berjongkok pun menatap nanar min young , min young hanya menutup kedua wajahnya dengan kedua tangan mungilnya . ia malu,,, ya ia malu sudah menangis di hadapan mark .
     
    Mark pun mencoba membuka kedua tangan min young dengan pelan , agar ia bisa melihat wajah min young dengan jelas. Akhirnya min young pun mengalah dan melepaskan kedua tangan nya , tatapan mereka pun bertemu .
  
    “uljimaa” ucap mark lembut ,dan menyisipkan(?) berberapa helai rambut min young ke belakang daun telinga nya.

    Sekitar 20 menit menghabiskan waktu dengan tangisan min young hingga suara tangisan hilang dan berganti dengan kesunyian di antara mereka , saat ini mereka duduk bersama di balkon kamar min young , dengan posisi min young menaruh kepala nya di bahu mark . mark pun hanya menepuk kecil punggung min young .
   “ceritakan pada oppa , apa yang terjadi?” Tanya mark pelan .

‘kata teman-temanku , aku hanya anak adopsi wen appa yang hanya menjadi benalu di keluarga ini .‘

   Itulah kata-kata yang min young tulis di note kecil nya. Mark hanya tersenyum lembut, yang saat ini sudah berjongkok di hadapan min young .
   “itu menurut teman mu, menurut oppa kau adalah bidadari appa dan oppa yang tuhan kirim kepada kami” ucap mark lembut dan menatap mata min young dalam sehingga sang empu yang dipandang –min young pun menundukan kepala nya , karena saat ini pipinya memerah karena melihat mata mark.
   “kau tahu youngie? Kau adalah penyemangat hidup oppa dan appa” ucap mark lembut dan menyunggingkan senyum nya .

*****************************************

   From : +82107xxxxxx
   Temui aku di taman kota sekarang, aku mengenakan kemeja kotak biru dan kacamata hitam.

Jungkook pun hanya mengerutkan kening nya saat melihat layar ponsel nya yang terdapat 1 buah sms dari nomor tak dikenal.
“siapa dia??” gumam jungkook.
“setelah berpamitan mengunjungi kedai kim ajhussi –paman nya- . sebenarnya jungkook baru saja pindah di seoul dan ia tidak satu atap dengan kim ajhussi , ia juga tinggal dengan orang tua nya . tapi , ia setiap hari menyempatkan waktu nya sepulang sekolah mengunjungi kedai paman nya , menurut nya di rumah nya itu sangat membosankan dan kosong tak berpenghuni selain diri nya . dengan mempunyai orang tua yang selalu sibuk dengan pekerjaan nya di luar kota .
  
    Akhirnya setelah 20 menit tiba di taman kota dengan menggunakan motornya , hari ini ia memutuskan ke sekolah dengan motornya . sekaligus untuk mengajak min young jalan-jalan dan tujuan pokoknya untuk menyatakan cinta min young . tapi tadir berkata lain , saat disekolah tadi ia sempat melihat min young dari kejauhan dan saat itu ia memanggilnya berulang kali , saat min young mendengar suara panggilan nya tiba-tiba ia malah mempercepat langkahnya dan lari menjauhi nya . ia pun juga di landa kebingungan , saat kemarin ia menemui kakaknya min young –mark- ia sempat terkejut bahwa seharian min young mengurungkan dirinya dari kemarin .
  
   Setelah jungkook selesai bermain-main dengan peristiwa kejadian di sekolah tadi , akhirnya ia telah sampai di taman kota tempat perjanjian sosok misterius yang mengirimnya pesan singkat di ponselnya. Setelah 3 menit mencari keberadaan sosok misterius itu akirnya jungkook menemukan ciri-ciri yang mengirimnya sms tadi, ia sedang duduk di pinggir taman dan berkutat dengan ponselnya.
   “chogi ..” ucap jungkook pelan , takut-takut ia salah orang dan membuatnya malu nantinya. Orang yang tadinya sibuk dengan ponselnya , akhirnya pun menegakkan kepala nya untuk mencari sumber suara yang berada disampingnya .
   “apakah kau yang mengirim ku sms , untuk menemui mu disini?” ucap jungkook . sedangkan orang yang berada di hadapan jungkook hanya mengangguk dikit .
   “duduklah” ucap orang di hadapan jungkook alias pria tersebut , jungkook hanya menatapnya malas kearah pria ini
     ‘arrogant’ pikir jungkook.

 “apakah kau mengenal Kang min young?” Tanya pria dingin tersebut sambil tetap memfokuskan mata nya ke ara layar ponselnya. Sedangkan jungkook hanya memutar matanya malas
   “ ne , wae tuan?” ucap jungkook dengan membalas tatapan dingin kepada pria tersebut.
   “jauhilah dia” ucap pria tersebut yang sekarang menghentikan aktivitas dengan ponselnya dan menatap jungkook tajam dibalik kaca matanya.
   “memangnya kau siapa tuan? Sudah mengatur hidupku” Tanya jungkook ketus .
   “aku sehun! Jauhi dia jika kau tak ingin mendapat masalah” pria itu adalah sehun . jika kalian bertanya mengapa sehun bias mendapakan nomor ponsel jungkook? pada saat ia berdua dengan min young di taman pada malam hari , saat min young mengunjungi dorm EXO . dimana saat sehun di acuhkan oleh min young karena ia telah sibuk ber sms ria dengan jungkook , diam diam ia melihat nomor ponsel jungkook di ponsel min young , segera ia mencatat nomor ponsel itu ke ponselnya.

 “min young miliku” balas jungkook s, ia tahu bahwa yang ada di hadapan nya adalah salah satu idol yang sangat di gemari gadis-gadis saat ini yaitu salah satu member EXO.
   “lagi pula kau juga seorang bintang , lantas buat apa kau mengatur hidup orang yang menurutmu sangat tidak penting bagi kehidupan mu , tuan.” ucap jungkook ketus , sedangkan sehun hanya merapihkan pakain nya dari tempat ia duduk tadi dan bersiap untuk meninggalkan tempat itu .
   “bertanding motorlah dengan ku” ucap sehun datar
   “kutunggu 3 minggu lagi , jika dalam pertandingan tersebut kau menang,kau berhak mengambil min young .tapi , jika aku menang menyingkirlah di hadapan nya ” setelah mengucapkan kata-kata yang membuat jungkook terkejut , ia melenggang pergi begitu saja .
 
    Jungkook hanya pasrah , menurutnya itu tantangan yang sangat berat . ia tidak pandai dalam bertanding motor , tapi ia berpengalaman sekali saat ia berumur 7-8 tahun ia mengikuti pelatihan motor cross selama 5 tahun , namun ia tetap pesimis bahwa dalam pertandingan nanti melawan sehun ia tidak dapat memenangkan pertandingan tersebut .
  
“aku mencintai mu kang min young” ucap jungkook sambil mengacak-acak rambut nya frustasi.

**************************************
   Hari pun berganti dari waktu ke waktu , saat ini min young tengah serius dengan Tugas yang di berikan oleh cho songsaengnim . padahal pada jam pelajaran telah selesai dan berganti dengan jam istirahat . banyak siswi-siswi di kelasnya mencibir min young saat siswi-siswi tersebut hendak pergi ke kantin dll.

   “cih , sok rajin kau bisu!” ucap seorang siswi lalu melenggang pergi meninggalkan kelasnya . min young hanya memandang siswi barusan hingga punggunya hilang dari pandanganya.

   “ kau ini selalu mencari perhatian pada guru-guru disini” ucap siswa-siswi yang sedang menikmati bekal nya dikelas dan memandang min young sinis. Min young hanya menunduk dan perlahan merapihkan buku dan peralatan tulis yang baru ia gunakan kedalam tas nya . setelah ia merapihkan buku-bukunya dan menyimpan nya di tas ia hanya memandang jendela sambil menaruh tangan nya di dagu nya sebagai tumpuan nya .
 
      “greeepp”

Tiba-tiba pandangan min young gelap . ternyata ada seseorang yang menutup mata min young dengan suara cekikan pelan.
   “hmm??” dengus min young dan mencoba menarik tangan kekar yang hinggap di kedua mata min young. Akhirnya seseorang itu pun membuka mata min young dan menatap ming young dengan cengiran lebar .
   “jungkook oppa??” ucap min young dalam hati.
   “hahahaha wajahmu memerah youngie” ucap jungkook dengan tawanya menggelegar sambil meninju-ninju pipi min young pelan dengan jari telunjuk nya. Min young pun hanya menunduk malu sambil memukul lengan jungkook pelan.
   “sudah makan belum young??” Tanya jungkook lembut. Min young hanya menggeleng pelan sambil tersenyum kea rah jungkook.
   ‘akhirnya ia tidak bersikap acuh lagi’
pikir jungkook sambil memandang wajah min young.
 
 ‘ oppa tidak pergi makan? ‘

Min young pun menunjukan note kecil nya kea rah jungkook .

“malas hahaha” ucap jungkook cengengesan. Akhirnya min young membuka tas nya dan mengambil kotak makan nya dan menaruhnya di atas meja, Sebelum ia membuka tutup tempat makan nya itu.

‘ makanlah bersamaku oppa’

   Tidak lupa min young memberikan senyuman maut nya kepada jungkook , jungkook hanya diam tak berkedip sama sekali , ia terus saja memandangi wajah min young sambil menumpukkan tangan nya di kepalanya . saat ini jarak mereka sangat dekat hanya berjarak 10cm.
   Banyak siswi-siswi di kelas min young yang menatap min young tajam.
   “cih wanita genit” celetuk salah satu siswi.
   “dia jungkook oppaku, hanya milikku” ucap salah satu siswa lainnya sambil menatap min young tajam . min young yang yang melihat itu hanya menundukan kepalanya . jungkook tidak tinggal diam , ia pun segera bangkit dari kursinya dan berjalan dekat kearah segerombolan siswi-siswi tersebut.
   “siapa yang mengatakan barusan kepada yeojachinguku?” Tanya jungkook kencang , tanpa menghilangkan aura ketampanan nya.
   “……………………..” siswi-siswi dikelas tersebut hanya diam seribu bahasa.
   “jika kalian berani melukai nya! Jangan harap kau bisa hidup tenang!” ucap jungkook dingin dan kembali kearah kursi disamping min young . min young pun terkejut , tak percaya.
   “yeo…yeo..yeoja chingu?” Tanya nya dalam hati. Akhirnya mereka pun makan bak ‘sepiring berdua’ dikelas .

**********************************

-di lain tempat-

   “arghhhh” geram seorang pria sambil mengacak-acak rambut nya kasar. Ya siapalagi kalau bukan sehun.
   “kau jahat young, kau licik” gumam nya pelan , ia takut jika suaranya ini dapat terdengar oleh seluruh penghuni dorm ini , padahal saat ini ia sedang berada di kamarnya.
   “kau licik young , kau diam-diam telah membuatku jatuh cinta kepada mu” ucap sehun dengan smirknya.

TBC
Haah akhirnya selesai juga chap 6 nya . jangan lupa RLC readers ._. *bow

Tidak ada komentar:

Posting Komentar