Kamis, 10 April 2014

LITTLE VOICE (Chapter 7)


LITTLE VOICE (chapter 7)























Author : sehunpinku

Cast : Kang Min young (you)

            EXO-K member

             Mark GOT7 ,

             jungkook BTS

         

Genre : Romance , sad , family

Other cast : kim ajhussi, kim ahra & choi joon ho etc



PS : ini dia hasil FF chapter 7 nya hehehe , ini FF garing banget hehehe . don’t plagiat J happy reading



*****************************************

Next day




   Hari menjeng sore , langit pun mulai berwarna jingga . di kediaman tuan wen lebih tepatnya di ruang keluarga ini , keluarga tuan wen sudah berkumpul. Hari ini tuan wen tidak sesibuk bekerja seperti mingu-mingu kemarin . hari ini dan berberapa hari kedepan ia akan bekerja mengurusi proyeknya di dalam kota – seoul.

   Saat ini min young tengah berada di pangkuan tuan wen . yap mereka bertiga yaitu tuan wen,mark dan tentu saja min young , sedang bersenda gurai . hinga tiba-tiba min young memiliki 1 permintaan kepada tuan wen.

   Ia pun menulis kata-kata di ketas note kecil nya dengan jari-jari mungilnya.

   ‘appa , bolehkah aku meminta 1 permintaan’

Itulah 1 kalimat yang berhasil min young tulis di note kecilnya.

   “apa itu sayang?” Tanya tuan wen sembari mengelus puncak kepala min young. Meskipun tuan wen bukan ayah kandung min young , tetapi rasa kasih sayang tuan wen terhadap min young melebihi seorang ayah kandung.

   ‘ aku ingin ke makam eomma dan kang appa’

   Itulah permintaan min young terhadap tuan wen . sedangkan tuan wen dan mark yang duduk disampingnya pun  hanya tersenyum dan mengelus puncak kepala min young.

   “tentu saja adik ku” ucap mark lembut.



**************************************


-Keesokan harinya-



   Sesuai dengan janji tuan wen , akhirnya tuan wen, mark dan min young. berangkat dari seoul menuju  chungcheongnam,daejeon . tempat lahir dimana kedua orang tua kandung min young dan sekaligus tempat akhir menutup mata orang tua kandung min young. sedangkan mokpo itu tempat lahir min young .

     Butuh waktu sekitar 3 jam menuju kesana dengan menggunakan mobil.

   Akhirnya mereka telah tiba di pemakan kedua orang tua min young , tiba-tiba kaki min young menjadi lemas dan tak kuat berdiri untuk menompang tubuhnya . ia tidak bisa menahan air matanya dan jatuh begitu saja membasahi pipinya .

   Ia pun memeluk gundukan tanah di hadapan nya , memeluk gundukan makam kedua orang tua nya.

   Tuan wen dan mark pun mencoba memeluknya dan menenangkan hati min young yang saat ini benar-benar terpuruk. Hingga akhirnya min young pun menghentikan tangisnya dan mengelus nisan makan ibu dan ayahnya sejenak , sebelum mereka memutuskan untuk pulang menuju seoul.



*************************************



Min young pov



 Terima kasih tuhan , aku benar-benar terima kasih . kau telah memberikan manusia yang sangat mulia kepadaku . aku bersyukur karena kau telah mengirimku wen appa dan mark oppa di hidupku .

   Mereka lah yang menemaniku di saat aku kesepian , merekalah yang selama ini memenuhi kebutuhan hidupku dengan hasil kerja payah mereka . mereka lah yang selalu berada di hidupku jika aku terpuruk dan membutuhkan pertolongan.

Aku terus saja meneteskan air mata ku sambil memandang kaca mobil . kami dalam perjalanan menuju seoul .



*******************************************



     Hari ini aku pulang sekolah dengan gontai , hari ini aku sangat tidak bersemangat sekali melakukan aktivitas keseharianku . jungkook oppa? Entahlah ia berada dimana. aku sangat merindukan nya. 2 hari ini ia tidak ada di sampingku, yang biasanya menyuapi ku makan bekalku dari rumah, yang biasanya ia mengantarku ke perpustakaan , dan yang biasa ia lakukan setiap hari denganku, kalau bukan pulang sekolah bersama.

     Aku sangat malas sekali untuk langsung pulang kerumah . mark oppa selalu mengirim ku SMS , bahwa ia akan datang menjemputku ke-sekolah . tapi dengan ringan hati aku menolaknya halus , karena aku tahu ia sangat sibuk dengan kegiatan kuliahnya . belum lagi appa yang selalu pulang bekerja pada malam hari.

   Akhirnya sampai lah aku di taman kota , taman ini tidak begitu jauh lho dari kedai kim ajhussi . aku ingin membeli bubble tea di kedai nya , tapi uang saku ku habis karena uang ku di rampas oleh kim ahra  . yang notabane nya gadis tercantik di daerah sekolah ku itu . uang saku ku dirampas saat aku ingin ke taman sekolah.



-Flash back-



   Pada siang tadi aku ingin menuju kearah taman sekolah , aku melihat segerombolan gadis-gadis yang sedang menggerombol dengan sengaja memblock jalan menuju taman sekolah tersebut. Tadinya aku ragu jika melewati segerombolan gadis tersebut , namus kutepis jauh-jauh pikiran kotor itu.

“hei kau!” sahut salah seorang gadis kepada ku.

Sedangkan aku hanya menengok ke arahnya , mana mungkin aku dapat menyahut panggilan nya, aku ini kan bisu.

   Tiba-tiba sekelompok gadis-gadis itu langsung merogoh seluruh kantong blazer ku . aku pun terkejut dan mencoba menahanya dengan ke dua tangan ku . tapi sia-sia mana mungkin 1 banding 7  dapat melawan nya?

   “hahahaha rasakan” setelah mereka metertawaiku , mereka langsung melenggang pergi dan sempat menendang kaki ku , saat aku terjatuh.

   Aku tidak dapat menahan tangisku , aku hanya diam dan mengeluarkan air mata ku dan pergi berlari meninggalkan tempat itu.



-Flash back end-



Author pov



   Saat min young sedang asik melamun , tiba-tiba pipinya terasa di sentuh oleh sesuatu yang dingin . langsung saja ia terkejut dan siapa orang yang telah menyentuh sesuatu itu ke pipinya.

   Min young sangat terkejut bukan main , saat melihat sehun sudah di hadapannya sambil tersenyum kecil . tiba-tiba jantung min young berdetuk 3X lebih cepat dan entah mengapa seperti puluhan kupu-kupu berterbangan di perutnya .

   “ini untukmu” sehun pun menyodorkan segelas bubble tea dingin kearah min young .

   ‘gomawo oppa’

   Sehun pun tersenyum melihat kata-kata yang ditulis oleh min young. ia sangat tidak kuat ketika melihat senyuman gadis kecil di hadapannya.

  “cheonma” balas sehun lembut.

   Dengan sedikit ragu min young pun menuliskan kata-kata yang ia akan pertanyakan ke sehun.

   ‘apa yang sedang oppa lakukan disini?’

  Tanya min young.

   “menguntit mu”

   Setelah mendengar jawaban sehun , min young menganga dengan wajah polos nya, yang membuat sehun ingin tertawa tetapi ia berhasil menahan tawanya yang hampir pecah.

   “ aku bercanda”

   “tadi aku melihat mu disini , jadi aku menghampirimu” ucapnya lagi , namun apa yang di ucapkan sehun itu semua tidak benar . diam-diam sehun menguntit min young dari sekolah min young hingga menuju taman ini. ia pun melihat sangat jelas sisi min young . seperti saat di perjalanan ia sesekali tertawa melihat tingkah min young, yang hanya menendang-nendang kerikil kecil sembari ocehan-ocehan mulutnya yang sama sekali tidak bisa sehun dengar.

     ‘oppa sekali lagi terima kasih atas bubble tea nya ‘

Itulah kata-kata yang barusan min young tulis dan memperlihatkan nya kearah sehun.

     “kau tidak perlu berterima kasih” ucap sehun yang tiba-tiba dingin. Min young hanya mengerutkan keningnya tidak mengerti apa yang barusan sehun katakana.

     “ tidak segampang itu kau berterima kasih” ucap sehun datar. Lagi –lagi min young dibuat bingung oleh kata-kata sehun.

                    Tiba-tiba sehun memajukan tubuh atletisnya kearah min young . min young hanya menelan ludahnya , dan betapa jelasnya saat ini ia dapat melihat dada bidang sehun dengan jarak 10cm . karena puncak kepala min young hanyas sebatas dada sehun .


   Sehun pun tetap memajukan tubuh nya kearah min young sambil menyunggingkan smirk nya yang dapat membuat semua gadis-gadis terpesona kepadanya . saat ini jarak pandang mereka sangat dekat sekali kurang dari 5 cm . min young pun hanya menutup matanya gugup



1 detik

2 detik

3 detik

1 menit

   min young tidak merasakan apa-apa hingga akhirnya ia membuka matanya dan betapa malu nya ia ketika sehun hanya tersenyum kearahnya sembari menyilangkan kedua tangan nya didada bidang nya itu.

    "belum saat nya aku melakukan itu" ucap sehun lembut dan mengelus puncak kepala min young.

    " tunggu kau dewasa , dan aku akan melakukan nya lebih dari ini "

blushh, wajah min young pun semakin merah. meskipun ia tidak terlalu mengerti apa kata sehun yang baru di ucapnya , tapi berberapa kata itu ia sangat tahu maknanya .

       hari pun semakin sore , jam telah menunjukan pukul 5 sore, langit mulai mewarnainya dengan warna khas jingga. tetapi tidak dengan min young dan sehun . sekarang mereka sedang asyik bermain ayunan di taman , dan sehun lah yang bertugas mendorong ayunan yang di tumpangi oleh minyoung .

    sekira nya sehun sudah merasa lelah , dan sekarang duduk di samping ayunan yang di tumpangi oleh min young . min young pun merasa tidak enak dengan dengan sehun , karena ialah, sehun menjadi lelah seperti ini.

   'mianhaeyo oppa '

itulah kata-kata yang baru saja ia tulis di note kecilnya dan memperlihat kan nya kearah sehun.

   "tidak dengan mu adik kecil" ucap sehun sambil mengacak kecil rambut min young.

   'aku telah membuatmu lelah'

ucap min young dengan note sebagai perantaranya.

   "aku akan lebih lelah jika tidak melihat wajahmu" ucap sehun blak-blakan.


**************************************

  karena hari sudah semakin senja dan semakin malam , ia pun menghantar min young pulang . saat di taman tadi sehun sedikit  terusik karena ada berberapa orang di taman tersebut yang melihat sehun dari ujung rambut hingga di ujung kepala . sehun sedikit takut jika orang-orang/ pengunjung di taman tersebut mengetahui jika ia adalah seorang sehun member EXO-K. tapi dewi fortuna telah berpihak padanya , karena penyamaran kali ini tidak sia-sia . padahal sehun hanya menggunakan sebuah topi saja untuk mengelabuhi fansnya.

      sebelum mereka benar-benar pulang kerumah , sehun mengajak min young pergi ke restaurant untuk sekedar makan malam bersama dengan min young. min young pun tadi nya menolak halus-halus kepada sehun, tetapi tetap saja sehun memaksanya dan menyuruh min young untuk mampir ke restauran.
      saat sedang menunggu pesan makanan yang akan di antar pelayan-pelayan restaurant tersebut, sehun berpikir sejanak.

   "apakah sekarang waktunya?" pikiran sehun melayang-layang di kepala nya , ia ingin sekali mengeluarkan kata-kata yang ingin ia ucapkan ke min young namun ia takut jika ia malah di jauhi min young atau mungkin sejenisnya.

      "yang penting aku sudah mengucapkannya , agar pikiran ini tenang" ucapnya dalam hati. ini watu yang sangat pas bagi nya.

   " min young..."

   min young yang sedari tadi hanya membaca buku sekaligus menunggu pesanan nya datang pun mendongak mencari sumber arah yang telah memanggil namanya . min young hanya mengangguk kaku , bahwa ia berkata 'ne?'

    "hmm , sebenarnya..." ucap sehun gugup. sedangkan min young hanya mengangguk pelan untuk mendengar kan jawaban yang akan di lontarkan oleh sehun .

    "aku telah lama memendam rasa ini" ucap sehun .

    "aku telah lama menyukai mu ah ani ,, lebih tepatnya mencintaimu" ucap sehun pasrah , pasti min young akan menolaknya mentah-mentah.

     " mungkin aku menyatakan ini cepat dan singkat sekali , but do you be mine?" ucap sehun. sedangkan min young hanya diam tak berkutik , 'mengapa kau harus mengatakan hal itu oppa?' pikirnya .

 1 detik...

2 detik ....

3 detik...

4 detik....

  "mi..mian oppa , aku tidak bisa" ucap min young dengan kedua bibir nya langsung, namun tidak menimbulkan suara sama sekali dari kedua bibirnya itu. ia tidak berani menatap langsung kedua mata hazel milik sehun.

  sehun hanya menghembuskan nafasnya pelan , ia sudah yakin sebelumnya, bahwa jawaban itu akan keluar langsung dari mulut min young.

   "gwenchana" ucap sehun dengan senyum paksaan kearah min young . mungkin jika diihat di sudut lain didepan sehun terlihat ceria tapi , di belakangnya jauh dari kata ceria.

  tess....

   akhirnya min young meneteskan air matanya . mengapa ia bisa meneteskan air matanya? ia terjebak dalam pikiran nya saat ini . ia sangat egois. yeah iya sangat egois karena sudah mencintai 2 lelaki sekaligus yaitu sehun dan jungkook .

   dengan lembut sehun menghapus air mata min young dengan kedua ibu jari nya lembut . sehun juga merasakan kesedihan yang terpancar oleh wajah min young .

   "gwenchana" ucap sehun lembut sambil menghapus kedua air mata min young  . min young pun bergegas membereskan buku-bukunya yang ia sempat membacanya dan melenggang pergi  keluar restaurant.
    
   “young-ah” panggil sehun berberapa kali namun tidak di hiraukan oleh min young . hingga akhirnya sehun membayar terlebih dahulu pesanan makanan yang belum ia sempat makan kepada penjaga kasir restaurant.
  
    Iapun berlari mengejar min young
   
   Greepp….
   
    Sehun pun berhasil mendapatkan tubuh mungil min young ke dalam dekapannya.

-Sehun Pov-

   Akhirnya aku dapat, mendapatkan tubuh mungilnya. ku rangkul erat-erat , ia pun tidak berontak dengan perlakuan ku ini , ia pun terus menangis di tubuhku hingga membuat kaus ku basah akibat air matanya .
    “uljimaa” ucap ku lembut dan mencium puncak kepala min young.aku benar-benar tidak tega melihat min young menangis seperti ini. aku merasa air mata ku pun ingin keluar . aku tidak tega melihat gadis kecil di pelukan ku ini tersiksa dengan tangisan air mata nya. Aku benar-benar merasa bersalah kepadanya , aku benar-benar egois tidak memikirkan perasaan orang lain.

*********************************

 D-7

    Sebentar lagi aku akan bertanding dengan pria itu , cih pecundang. Aku harus berlatih giat , aku akan meminta bantuan kawanku – choi joon ho. Akupun mengirim kan berberapa teks sms kepada joon ho sahabat ku sejak SD . saat ini joon ho adalah atlet pembalap motor yang mewakili daerah seoul . meskipun ia tidak sebanding dengan atlet-atlet pembalap dunia seperti Lorenzo,rossi dll , aku percaya pasti dia bisa membantuku .
   
    Setelah berjanjian dengan jun hoo tepat pukul jam 2 siang , yeah aku berjanji bertemu dengan nya di sirkuit di daerah  Incheon . untung saja sirkuit ini tidak terlalu banyak orang yang memakai nya untuk berlatih dll.

   Setelah tiba disana , aku melihat joon ho sedang meminum coke nya . aku pun tersenyum dan menghampirinya .
    “joon ho –ya!”
    “sehun-ah “kami pun ber hi5 ria.
    “ kau ada keperluan apa menemui ku sehun-ah?” Tanya  joon ho serius yang langsung tepat sasaran.
    “ aku butuh bantuan mu joon ho-ya”
    “ bantuan apa?” Tanya joon ho lembut   
    “tolong ajarkan aku trik untuk mengalahkan lawan dalam balapan” ucapku memohon kepadanya.
    “maksudmu?” Tanya joon hoo dengan tampang polos.
    “ tolong ajarkan aku trik bertanding motor joon ho-ya” ucapku seketika datar.
    “ are you kidding me?” Tanya joon ho kembali, ia sedikit saat mengatakan pokok pembicaraan yang aku tuju
    “noo, aku serius joon ho-ya” ucapku sambil tersenyum.
    “omong-omong untuk apa kau melakukan ini? Bukankah kau sekarang sudah menjadi bintang terkenal” ucap joon ho heran
   ‘memang seorang bintang harus berdiam diri seperti mayat?’ Tanya ku dalam hati.
    “ kau nanti akan mengetahui nya joon”
   “ baiklah ayo ikut aku ke garasi sirkuit”
   “thank’s  bro” ucap sehun sambil merangkul joon ho dan segera berjalan ke dalam sirkuit

TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar